Garuda di dadaku

Senin, 24 Desember 2012

Merayakan Tahun Baru Tanpa Harus Hura-hura

Takutkah Anda dengan hingar bingar pesta tahun baru? Sebaiknya Anda jangan khawatir, anda bisa mencoba merayakan tahun baru dengan membuat pesta bersama kerabat dekat di rumah saja,dengan pesta sederhana.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar pesta lebih menarik jika dilakukan dirumah :

 Menentukan Tema Pesta.
Pilih tema pesta dan acara apa yang menurut Anda menarik dari yang biasanya. Jika kehabisan ide Anda bisa mengalih informasi di majalah atau browsing internet. Sehingga dengan adanya penentuan tema pesta, tamu Anda juga akan lebih mudah menentukan tema pakaian yang dikenakan nantinya.
Menentukan Dekorasi ruangan.
Tentukanlah tata letak ruangan dimana nantinya Anda akan banyak menghabiskan waktu berpesta menjelang tahun baru, dengan cara mendekor dan memasang kertas balon berwarna dan pita di berbagai sudut rumah untuk menampilkan suasana semarak.
Menyebar Undangan
Undang kerabat dekat Anda untuk menyemarakkan pesta sesuai tema yang telah Anda tentukan. Pastikan kehadiran mereka, bila perlu lakukan konfirmasi ulang dengan menelepon atau menghubungi HP mereka. Pastikan mereka semua hadir dalam pesta Anda.
Menentukan Waktu Pesta
Informasikan dengan jelas kepada para tamu Anda jam berapa pesta akan berlangsung. Jika Anda melakukan konfirmasi ulang apabila mereka tidak sempat hadir dalam pesta Anda.
Menu Makanan.
Anda sebaiknya menyiapkan beberapa jenis makanan, agar makanan lebih beragam hingga banyak menu pilihan yang dapat dipilih oleh tamu Anda. Anda juga bisa meminta teman yang diundang untuk membawa makanan, itu jika tidak merepotkan mereka. Pastikan Makanan tidak kekurangan,mendingan lebih dari pada kekurangan.
Jam Pengujung Tahun
Pastikan jam penunjuk waktu di rumah Anda berjalan baik. Jangan sampai anda melewatkan tengah malam yang dinantikan. Kalau perlu gunakan alarm untuk mengingatkan.
Pasang alarm sekitar setengah jam atau 10 menit sebelum jam pergantian tahun tiba. Dan ajaklah tamu dan kerabat dekat Anda untuk memanjadkan doa dan harapan di tahun yang baru dengan jiwa dan semangat yang baru. Jangan lupa matikan lampu untuk menambah semarak pesta Anda, lalu nyalakan kembang api dan konfeti ketika detik-detik pergantian tahun tiba. Hal itu makin menambah suasana lebih berkesan dengan moment kebersamaan walaupun pestanya hanya di lakukan di rumah saja.

Minggu, 07 Oktober 2012

Memahami Idul Adha


Ditulis oleh Yusuf Fatawie*   
Bulan ini merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. Pasalnya, di bulan ini kaum muslimin dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji adalah ritual ibadah yang mengajarkan persamaan di antara sesama. Dengannya, Islam tampak sebagai agama yang tidak mengenal status sosial. Kaya, miskin, pejabat, rakyat, kulit hitam ataupun kulit putih semua memakai pakaian yang sama. Bersama-sama melakukan aktivitas yang sama pula yakni manasik haji.
Selain ibadah haji, pada bulan ini umat Islam merayakan hari raya Idul Adha. Lantunan takbir diiringi tabuhan bedug menggema menambah semaraknya hari raya. Suara takbir bersahut-sahutan mengajak kita untuk sejenak melakukan refleksi bahwa tidak ada yang agung, tidak ada yang layak untuk disembah kecuali Allah, Tuhan semesta alam.
Pada hari itu, kaum muslimin selain dianjurkan melakukan shalat sunnah dua rekaat, juga dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban bagi yang mampu. Anjuran berkurban ini bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim kepada putra terkasihnya yakni Nabi Ismail.
Peristiwa ini memberikan kesan yang mendalam bagi kita. Betapa tidak. Nabi Ibrahim yang telah menunggu kehadiran buah hati selama bertahun-tahun ternyata diuji Tuhan untuk menyembelih putranya sendiri. Nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara melaksanakan perintah Tuhan atau mempertahankan buah hati dengan konsekuensi tidak mengindahkan perintahNya. Sebuah pilihan yang cukup dilematis. Namun karena didasari ketakwaan yang kuat, perintah Tuhanpun dilaksanakan. Dan pada akhirnya, Nabi Ismail tidak jadi disembelih dengan digantikan seekor domba. Legenda mengharukan ini diabadikan dalam al Quran surat al Shaffat ayat 102-109.
Kisah tersebut merupakan potret puncak kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Nabi Ibrahim mencintai Allah melebihi segalanya, termasuk darah dagingnya sendiri. Kecintaan Nabi Ibrahim terhadap putra kesayangannya tidak menghalangi ketaatan kepada Tuhan. Model ketakwaan Nabi Ibrahim ini patut untuk kita teladani.
Dari berbagai media, kita bisa melihat betapa budaya korupsi masih merajalela. Demi menumpuk kekayaan rela menanggalkan ”baju” ketakwaan. Ambisi untuk meraih jabatan telah memaksa untuk rela menjebol ”benteng-benteng” agama. Dewasa ini, tata kehidupan telah banyak yang menyimpang dari nilai-nilai ketuhanan. Dengan semangat Idul Adha, mari kita teladani sosok Nabi Ibrahim. Berusaha memaksimalkan rasa patuh dan taat terhadap ajaran agama.
Di samping itu, ada pelajaran berharga lain yang bisa dipetik dari kisah tersebut. Sebagaimana kita ketahui bahwa perintah menyembelih Nabi Ismail ini pada akhirnya digantikan seekor domba. Pesan tersirat dari adegan ini adalah ajaran Islam yang begitu menghargai betapa pentingnya nyawa manusia.
Hal ini senada dengan apa yang digaungkan Imam Syatibi dalam magnum opusnya al Muwafaqot. Menurut Syatibi, satu diantara nilai universal Islam (maqoshid al syari’ah) adalah agama menjaga hak hidup (hifdzu al nafs). Begitu pula dalam ranah fikih, agama mensyari’atkan qishosh, larangan pembunuhan dll. Hal ini mempertegas bahwa Islam benar-benar melindungi hak hidup manusia. (hlm.220 )     
 Nabi Ismail rela mengorbankan dirinya tak lain hanyalah demi mentaati perintahNya. Berbeda dengan para teroris dan pelaku bom bunuh diri. Apakah pengorbanan yang mereka lakukan benar-benar memenuhi perintah Tuhan demi kejayaan Islam atau justru sebaliknya?.
Para teroris dan pelaku bom bunuh diri jelas tidak sesuai dengan nilai universal Islam. Islam menjaga  hak untuk hidup, sementara mereka—dengan aksi bom bunuh diri— justru mencelakakan  dirinya sendiri. Di samping itu, mereka juga membunuh rakyat sipil tak bersalah, banyak korban tak berdosa berjatuhan. Lebih parah lagi, mereka  bukan membuat Islam berwibawa di mata dunia, melainkan menjadikan Islam sebagai agama yang menakutkan, agama pedang dan sarang kekerasan. Akibat aksi nekat mereka ini justru menjadikan Islam laksana ”raksasa” kanibal yang haus darah manusia.
Imam Ghazali dalam Ihya ’Ulumuddin pernah menjelaskan tentang tata cara melakukan amar ma’ruf nahi munkar.  Menurutnya, tindakan dalam bentuk aksi pengrusakan, penghancuran tempat kemaksiatan adalah wewenang negara atau badan yang mendapatkan legalitas negara. Tindakan yang dilakukan Islam garis keras dalam hal ini jelas tidak prosedural. (vol.2 hlm.311)  
Sudah semestinya dalam melakukan amar makruf nahi munkar tidak sampai menimbulkan kemunkaran yang lebih besar. Bukankah tindakan para teroris dan pelaku bom bunuh diri ini justru merugikan terhadap Islam itu sendiri ?. Merusak citra Islam yang semestinya mengajarkan kedamaian dan rahmatan lil ’alamin. Ajaran Islam yang bersifat humanis, memahami pluralitas dan menghargai kemajemukan semakin tak bermakna.
Semoga dengan peristiwa eksekusi mati Amrozi cs, mati pula radikalisme Islam, terkubur pula Islam yang berwajah seram. Pengorbanan Nabi Ismail yang begitu tulus menjalankan perintahNya jelas berbeda dengan pengorbanan para teroris.
Di hari Idul Adha, bagi umat Islam yang mampu dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban. Pada dasarnya, penyembelihan binatang kurban ini mengandung dua nilai yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Kesalehan ritual berarti dengan berkurban, kita telah melaksanakan perintah Tuhan yang bersifat transedental. Kurban dikatakan sebagai kesalehan sosial karena selain sebagai ritual keagamaan, kurban juga mempunyai dimensi kemanusiaan.
Bentuk solidaritas kemanusiaan ini termanifestasikan secara jelas dalam pembagian daging kurban. Perintah berkurban bagi yang mampu ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang respek terhadap fakir-miskin dan kaum dhu’afa lainnya. Dengan disyari’atkannya kurban, kaum muslimin dilatih untuk mempertebal rasa kemanusiaan, mengasah kepekaan  terhadap masalah-masalah sosial, mengajarkan sikap saling menyayangi terhadap sesama.
Meski waktu pelaksanaan penyembelihan kurban dibatasi (10-13 Dzulhijjah), namun jangan dipahami bahwa Islam membatasi solidaritas kemanusiaan. Kita harus mampu menangkap makna esensial dari pesan yang disampaikan teks, bukan memahami teks secara literal. Oleh karenanya, semangat untuk terus ’berkurban’ senantiasa kita langgengkan pasca Idul Adha.
Saat ini kerap kita jumpai, banyak kaum muslimin yang hanya berlomba meningkatkan kualitas kesalehan ritual tanpa diimbangi dengan kesalehan sosial. Banyak umat Islam yang hanya rajin shalat, puasa bahkan mampu ibadah haji berkali-kali, namun tidak peduli dengan masyarakat sekitarnya. Sebuah fenomena yang menyedihkan. Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan dua kesalehan sekaligus yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Selamat berhari raya !

Kamis, 25 Agustus 2011

OPEK MENGUCAPKAN SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 H




Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri.

Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya.

Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri. Dosa yang paling sering dilakukan manusia adalah kesalahan terhadap sesamanya. Seorang manusia dapat memiliki rasa permusuhan, pertikaian, dan saling menyakiti. Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan, baik secara individu maupun kelompok.

Budaya saling memaafkan ini lebih populer disebut halal-bihalal. Fenomena ini adalah fenomena yang terjadi di Tanah Air, dan telah menjadi tradisi di negara-negara rumpun Melayu. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang.

Dalam pengertian yang lebih luas, halal-bihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Keberadaan Lebaran adalah suatu pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu hewani. Dalam konteks sempit, pesta kemenangan Lebaran ini diperuntukkan bagi umat Islam yang telah berpuasa, dan mereka yang dengan dilandasi iman.

Rabu, 20 Juli 2011

Marhaban Yaa Ramadhan 1432 H

syukur Alhamdulillah kita akan segera memasuki lagi bulan puasa. Dimana pada bulan yang penuh berkah ini, kita akan menempa diri dalam beribadah ekstra kepada Allah SWT.

Bulan Puasa atau Ramadhan bagi ummat Islam menjadi pencuci dosa selama satu tahun terakhir kita menjalani hidup di dunia. Kemudian timbul pertanyaan kapan tepatnya bulan puasa tahun 2011 dimulai ??? . memang belum ada kepastian kapan waktunya, karena akan menunggu perhitungan baik dari pemerintah maupun dari organisasi-organisasi Islam.

Selasa, 10 Mei 2011

new TPA AN NADWAH



alhamdulillahirobil alamin
TPA An Nadwah kembali mulai bangun dari tidurnya. Setelah beberapa bulan vakum sekarang sudah aktif kemblai. Mohon kepada semuanya saja yang disekitar kita ada anak kecil disarankan untuk belajar mengaji di TPA An Nadwah dan untuk teman2 opek dan remik mohon bantuan dan kerja kerasnya untuk ikut membangun pondasi agama generasi muda di kutu tegal

Jumat, 17 Desember 2010

Acara Spektakuler di Akhir Tahun by OPEK



Opek kututegal akan menggelar event tutup tahun 2010 dengan acara kreatifitas. Adapun acara pergantian tahun tersebut adalah bentuk apresiasi pemuda dalam rangka mengaktualkan berbagai informasi dengan cara yang positif. Acara tanggal 31 Desember 2010 tersebut akan dimulai kira-kira pukul 21.00 WIB malam.
Saksikanlah penampilan vedeo klip:
1. Ebiet _suyanto,
2. Kang_mus akan mendendangkan kesedihan hatinya karena "separuh jiwanya telah pergi"
3. Yon_aishiteru
4. The Mission Impossible
5. Dokumentasi acara pemuda
7. The Jadoel Kutu Tegal
8. Badar & Agung akan menggelandang
9. Kejar Setoran The Movie
dan lain-lain
maka jangan sampai ketinggalan, saksikan dan jadilah saksi atas pergantian tahun 2010 ke 2011 dengan di akhiri pesta kembang api


Video Mission Impossible

Kamis, 16 Desember 2010

Timnas Indonesia kamu pasti menang



Timnas Indonesia Rabu (15/12) pagi menggelar latihan untuk terakhir kalinya menjelang laga semifinal pertama melawan Filipina, Kamis (16/12) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Pada fase latihan terakhir Firman Utina dkk ini, pelatih kepala Alfred Riedl memberikan kesempatan kepada juru foto media cetak dan kamerawan televisi untuk mengambil gambar pada 15 menit pertama. Setelah itu, mereka diminta meninggalkan lapangan.

Seusai latihan, Alfred Riedl baru berkenan memberikan keterangan kepada wartawan. Dia kembali menegaskan bahwa pada dasarnya dia tetap akan menurunkan pemain yang berada dalam kondiri terbaiknya pada semifinal besok, tak terkecuali team starter pada dua partai pertama babak penyisihan grup, saat melindas Malaysia 5-1 dan menggunduli Laos 6-0. Dia tak banyak memberikan komentar saat ditanya tentang strategi Filipina yang akan "mengunci" beberapa pemain kuncinya, termasuk Christian "El Loco" Gonzalez.

Pada sesi latihan terakhir menjelang laga semifinal ini, Alfred Riedl memberikan beberapa variasi permainan. Di awal latihan, para pemain melakukan pemanasan di trek selama sekitar sepuluh menit, baru kemudian memasuki lapangan. Hanya satu gawang yang bisa dipakai pada latihan timnas ini, yang berada di sisi utara. Gawang yang berada di selatan belum bisa dipakai karena bagian depannya tengah dipasangi rumputan baru, yang masih basah. Tambahan rumputan baru di muka gawang selatan ini akan dipadatkan lebih dulu agar bisa dipakai saat timnas Filipina menjajal lapangan SUGBK Rabu sore.

Jumat, 05 November 2010

Opek Peduli Merapi


sehubungan dengan adanya bencana alam meletusnya gunung merapi, kami opek mengambil langkah inisiatif untuk penggalangan dana dan akan kami salurkan kepada korban merapi, adapun barang yang bisa disalurkan:
1. uang
2. selimut
3. pakaian bekas
4. perlengkap sehari-hari (khususnya yang wanita)
5. makanan tahan lama
6. dll
adapun kegiatan tersebut akan kami mulai besok sabtu tanggal 6 November 2010, kegiatan ini terkoordinir dan langsung di bawah komando ketua pemuda.
mohon kepada warga kutu tegal dan sekitarnya untuk bisa menginfokan kepada yang lain. semoga kegiatan ini mendapatkan ridho dan menjadikan amal jariyah bagi kita, amin

info:
1. Desika 0856435599133
2. Firman 087839768150

Merapi Meletus

Letusan dahsyat Gunung Merapi yang terjadi dini hari tadi merupakan rentetan sejak Rabu 3 November lalu. Hingga kini letusan masih terus berlangsung dan hembusan awan panas masih terjadi."Awan panas meluncur secara bebas di aliran sungai," kata Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, R Sukhyar di Yogyakarta, Jumat 5 November 2010. Jauhnya cakupan dan luncuran awan panas wedhus gembel hingga ke sekitar kilometer 16 sampai 18 atau daerah Kecamatan Cangkringan, salah satunya disebabkan karena aliran sungai.
Hampir semua korban tewas merupakan warga Argomulyo, Kecamatan Cangkringan. Wilayah ini termasuk dalam aliran Kali Gendol. Jalur utama sungai yang berhulu dari Gunung Merapi.
"Karena sungai sudah dalam kondisi penuh material panas yang dimuntahkan oleh gunung merapu, sehingga luncuran awan panas semakin jauh," kata Sukhyar. Itulah yang menjadi dugaan hingga awan panas dini hari tadi menewaskan 64 orang warga Argomulyo.Peristiwa tewasnya warga Argomulyo terjadi beberapa saat setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) memperluas radius bahaya Merapi. Yang tadinya di posisi 15 kilometer menjadi 20 kilometer.Sukhyar juga menyatakan data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB semua pos pengamatan melaporkan suara gemuruh dapat terdengar dari jarak 30 kilometer dari puncak."Hujan abu pada radius 30 kilometer dan hujan pasir di radius 15 kilometer," kata dia. Laporan lain menyebut, gempa tremor dan guguran lava masih terjadi secara berentetan. Awan panas juga terus dikeluarkan.


Kamis, 23 September 2010

HIKMAH 1 SYAWAL

Hal positif memasuki 1 Syawwal kalender Hijriyah dalam suasana khas Indonesia, adalah orang merasa perlu syawalan. Mereka berjibaku menjabat akrab tangan kerabatnya, saling mengucap maaf dari lubuk hati terdalam. Menjalin kembali tali silaturahim usai puasa Ramadhan. Tradisi menyatunya kembali kerabat asal kandungan serahim yang tercerai oleh kesibukan dan waktu kerja,

Yang nampak adalah kumpul-kumpul rekan sejawat atas tradisi dan nilai masyarakat, mengkordinasikan kerenggangan fisik seperti peningkatan komunikasi dan sarana jalan raya. Syawalan juga merajut rahim pemikiran, melebur urusan dunia dengan menoleh ke asal penciptaan hingga berharap menjadi suci di hari-hari yang fitri.

DAFTAR PEMBERI TAKJILAN
MUSHOLA DARUNNAJAH
RAMADHAN 1431 H/2010 H

NO HARI/TANGGAL NAMA
1 Rabu, 11 Agustus 2010 Ibu Haryanti Amanah
2 Kamis, 12 Agustus 2010 Ibu Hj. Yani Agus Darto
3 Jumat, 13 Agustus 2010 Ibu Adi Sumitro
4 Sabtu, 14 Agustus 2010 Ibu Warti Jono + Ibu Waryadi
5 Ahad, 15 Agustus 2010 Ibu Slamet Wijaya
6 Senin, 16 Agustus 2010 Ibu Kasih Ngadiman
7 Selasa, 17 Agustus 2010 Ibu Hj. Muji Harto
8 Rabu, 18 Agustus 2010 Ibu Wahono
9 Kamis, 19 Agustus 2010 Ibu Yuni Hardi
10 Jumat, 20 Agustus 2010 Ibu Ngatiyah
11 Sabtu, 21 Agustus 2010 Ibu Yani Haryanto
12 Ahad, 22 Agustus 2010 Ibu Sutri Sumanto
13 Senin, 23 Agustus 2010 Ibu War Nobon
14 Selasa, 24 Agustus 2010 Ibu Hj. Yani Agus Darto
15 Rabu, 25 Agustus 2010 Ibu Hj. Iswandi
16 Kamis, 26 Agustus 2010 Ibu Wardi + Ibu Sito
17 Jumat, 27 Agustus 2010 Ibu Ahmad Kardi + Ibu Bayu + Ibu Tetra
18 Sabtu, 28 Agustus 2010 Ibu Guanti + Ibu Muryanto + Ibu Sri Rahayu
19 Ahad, 29 Agustus 2010 Ibu Ponijan
20 Senin, 30 Agustus 2010 Ibu Hj. Sunjoto Gutomo
21 Selasa, 31 Agustus 2010 Ibu Saptono
22 Rabu, 1 September 2010 Ibu Shima Ade
23 Kamis, 2 September 2010 Ibu Ina Suryanto
24 Jumat, 3 September 2010 Ibu Supri Agus Suyanto
25 Sabtu, 4 September 2010 Ibu Wasiah
26 Ahad, 5 September 2010 Ibu Martini
27 Senin, 6 September 2010 Ibu Hj. Muji Hartono
28 Selasa, 7 September 2010 Ibu. Hj. Haryanti Amanah
29 Rabu, 8 September 2010 Ibu Hj. Anjar Sutiyono
30 Kamis, 9 September 2010 Ibu Hj. Sudi Harjono

Jumlah : 30 buah
Diantar sore jam 17.00

Mengetahui,
Ketua PHBI


H. Tri Atmojo






DAFTAR PEMBERI TAKJILAN
MUSHOLA AN-NADWAH
RAMADHAN 1431 H/2010 H

NO HARI/TANGGAL NAMA
1 Rabu, 11 Agustus 2010 Ibu Gono + Ibu Parmi
2 Kamis, 12 Agustus 2010 Ibu. Sarjono +Ibu. Anto + Ibu. Parni Idham
3 Jumat, 13 Agustus 2010 Ibu Yoko + Ibu Hekso
4 Sabtu, 14 Agustus 2010 Ibu. Diaz + Ibu. Intan
5 Ahad, 15 Agustus 2010 Ibu Hj. Ratiyo + Ibu Yati
6 Senin, 16 Agustus 2010 Ibu Hj. Ahmad Kardi + Ibu Byu + Ibu Tetra
7 Selasa, 17 Agustus 2010 Ibu Somodiharjo + Ibu Tarmanto
8 Rabu, 18 Agustus 2010 Ibu Juwarman + Ibu Min + Ibu Amir
9 Kamis, 19 Agustus 2010 Ibu Karni ( Heni) + Ibu Kamto
10 Jumat, 20 Agustus 2010 Ibu Trini + Ibu. Banon Anjar + Ibu Agip
11 Sabtu, 21 Agustus 2010 Ibu. Wiwin + Ibu Suti + Ibu Wisnu
12 Ahad, 22 Agustus 2010 Ibu. Guanti + Ibu. Muryanto + Ibu. Sri Rahayu
13 Senin, 23 Agustus 2010 Ibu Amiji + Ibu Dini + Ibu Yatno
14 Selasa, 24 Agustus 2010 Ibu Hadi Suryo + Ibu. Semi
15 Rabu, 25 Agustus 2010 Ibu Purwohadi Sutrisno + Ibu Seno
16 Kamis, 26 Agustus 2010 Ibu Panto + Ibu Pon
17 Jumat, 27 Agustus 2010 Ibu Suhadi + Ibu Sukarman + Ibu Suwaji
18 Sabtu, 28 Agustus 2010 Ibu Bagiyo + Ibu Noto + Ibu Sugiman
19 Ahad, 29 Agustus 2010 Ibu Hj. Muryani + Ibu Irma
20 Senin, 30 Agustus 2010 Ibu Pawiro Sumarto + Ibu Supiyanti
21 Selasa, 31 Agustus 2010 Ibu. Dewi + Ibu Soni + Ibu. Ahmad Fatoni
22 Rabu, 1 September 2010 Ibu Wiji Raharjo + Ibu Nawan
23 Kamis, 2 September 2010 Ibu Waluyo + Ibu Baroto + Ibu Winto
24 Jumat, 3 September 2010 Ibu Tari + Ibu Yati Hermawan
25 Sabtu, 4 September 2010 Ibu Hj. Wagito
26 Ahad, 5 September 2010 Ibu Hj. Sugeng + Ibu Maryati + Ibu Fitri
27 Senin, 6 September 2010 Ibu Wiji Wibowo + Ibu Basuki
28 Selasa, 7 September 2010 Ibu Dirjo Utomo + Ibu Pur + Ibu Joko
29 Rabu, 8 September 2010 Ibu Tri Untuang
30 Kamis, 9 September 2010 Ibu Murjiyo + Ibu Holan

Jumlah : 80 buah ( Diusahakan satu macam)
Jumbo dapat diambil di Mushola An-Nadwah
Diantar sore jam 17.00

Mengetahui,
Ketua PHBI


H. Tri Atmojo








DAFTAR PEMBERI TAKJILAN
MASJID BAITUL MUHTADIEN
RAMADHAN 1431 H/2010 H

NO HARI/TANGGAL NAMA
1 Rabu, 11 Agustus 2010 Ibu Hj. Anjar Sutiyono
2 Kamis, 12 Agustus 2010 Ibu Hj. Muridi Atmojo
3 Jumat, 13 Agustus 2010 Ibu Yudho Prahoro
4 Sabtu, 14 Agustus 2010 Ibu Hj. Muryani
5 Ahad, 15 Agustus 2010 Ibu Pramudyo
6 Senin, 16 Agustus 2010 Ibu Taufik
7 Selasa, 17 Agustus 2010 Ibu Hj. Muji Hartono
8 Rabu, 18 Agustus 2010 Ibu Ambari
9 Kamis, 19 Agustus 2010 Ibu Fairuz Ahamad
10 Jumat, 20 Agustus 2010 Ibu Irianto
11 Sabtu, 21 Agustus 2010 Ibu Hj. Ina Suryanto
12 Ahad, 22 Agustus 2010 Ibu Guwanti + Ibu Muryanto
13 Senin, 23 Agustus 2010 Ibu Supri Agus Suyanto
14 Selasa, 24 Agustus 2010 Ibu Hj. Yani Agus Darto
15 Rabu, 25 Agustus 2010 Ibu Hj. Iswandi
16 Kamis, 26 Agustus 2010 Ibu Hj. Suyatmi
17 Jumat, 27 Agustus 2010 Ibu Slamet Purwanto
18 Sabtu, 28 Agustus 2010 Ibu Sutri Manto
19 Ahad, 29 Agustus 2010 Ibu Pramudyo
20 Senin, 30 Agustus 2010 Ibu Hj. Muji Harto
21 Selasa, 31 Agustus 2010 Ibu Yudho Prahoro
22 Rabu, 1 September 2010 Ibu Shima Ade
23 Kamis, 2 September 2010 Ibu Ina Suryanto
24 Jumat, 3 September 2010 Ibu Supri Agus Suyanto
25 Sabtu, 4 September 2010 Ibu Hj. Sunjoto Gutomo
26 Ahad, 5 September 2010 Ibu Erna Maududi
27 Senin, 6 September 2010 Ibu Wahono
28 Selasa, 7 September 2010 Ibu. Hj. Ratmi (Hj. Noto)
29 Rabu, 8 September 2010 Ibu Hj. Irianto
30 Kamis, 9 September 2010 Ibu Erna Maududi

Jumlah : 30 buah
Diantar sore jam 17.00

Mengetahui,
Ketua PHBI


H. Tri Atmojo

Sabtu, 17 Juli 2010

Menyambut Ramadhan



1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).

Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.

4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
· membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1431 H

Selasa, 08 Juni 2010

Jadwal piala dunia 2010

Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2010


World Cup 2010 in South Africa Language: Indonesia

Kualifikasi Group Home Page: www.excely.com
Group A Main Menang SERI Kalah Goal Point
1 Jum Jun 11, 2010 21:00 Afrika Selatan Mexico Johannesburg - JSC
2 Sab Jun 12, 2010 1:30 Uruguay Perancis Cape Town
3 Sab Jun 12, 2010 21:00 Argentina Nigeria Johannesburg - JEP Perancis 0 0 0 0 0 - 0 0
4 Sab Jun 12, 2010 18:30 Republik Korea Yunani Nelson Mandela Bay Mexico 0 0 0 0 0 - 0 0
5 Ming Jun 13, 2010 1:30 Inggris USA Rustenburg Uruguay 0 0 0 0 0 - 0 0
6 Ming Jun 13, 2010 18:30 Algeria Slovenia Polokwane Afrika Selatan 0 0 0 0 0 - 0 0
7 Sen Jun 14, 2010 1:30 Jerman Australia Durban
8 Ming Jun 13, 2010 21:00 Serbia Ghana Tshwane/Pretoria

Group B Main Menang SERI Kalah Goal Point
9 Sen Jun 14, 2010 18:30 Belanda Denmark Johannesburg - JSC Argentina 0 0 0 0 0 - 0 0
10 Sen Jun 14, 2010 21:00 Jepang Kamerun Mangaung / Bloemfontein Yunani 0 0 0 0 0 - 0 0
11 Sel Jun 15, 2010 1:30 Italia Paraguay Cape Town Nigeria 0 0 0 0 0 - 0 0
12 Sel Jun 15, 2010 18:30 Selandia Baru Slovakia Rustenburg Republik Korea 0 0 0 0 0 - 0 0
13 Sel Jun 15, 2010 21:00 Pantai Gading Portugal Nelson Mandela Bay
14 Rab Jun 16, 2010 1:30 Brazil Korea DPR Johannesburg - JEP

Group C Main Menang SERI Kalah Goal Point
15 Rab Jun 16, 2010 18:30 Honduras Chili Nelspruit Inggris 0 0 0 0 0 - 0 0
16 Rab Jun 16, 2010 21:00 Spanyol Swiss Durban USA 0 0 0 0 0 - 0 0
17 Kam Jun 17, 2010 1:30 Afrika Selatan Uruguay Tshwane/Pretoria Slovenia 0 0 0 0 0 - 0 0
18 Jum Jun 18, 2010 1:30 Perancis Mexico Polokwane Algeria 0 0 0 0 0 - 0 0
19 Kam Jun 17, 2010 21:00 Yunani Nigeria Mangaung / Bloemfontein
20 Kam Jun 17, 2010 18:30 Argentina Republik Korea Johannesburg - JSC Group D Main Menang SERI Kalah Goal Point
21 Jum Jun 18, 2010 18:30 Jerman Serbia Nelson Mandela Bay Jerman 0 0 0 0 0 - 0 0
22 Jum Jun 18, 2010 21:00 Slovenia USA Johannesburg - JEP Serbia 0 0 0 0 0 - 0 0
23 Sab Jun 19, 2010 1:30 Inggris Algeria Cape Town Australia 0 0 0 0 0 - 0 0
24 Sab Jun 19, 2010 21:00 Ghana Australia Rustenburg Ghana 0 0 0 0 0 - 0 0
25 Sab Jun 19, 2010 18:30 Belanda Jepang Durban
26 Ming Jun 20, 2010 1:30 Kamerun Denmark Tshwane/Pretoria

Group E Main Menang SERI Kalah Goal Point
27 Ming Jun 20, 2010 18:30 Slovakia Paraguay Mangaung / Bloemfontein Belanda 0 0 0 0 - 0 0
28 Ming Jun 20, 2010 21:00 Italia Selandia Baru Nelspruit Kamerun 0 0 0 0 0 - 0 0
29 Sen Jun 21, 2010 1:30 Brazil Pantai Gading Johannesburg - JSC Denmark 0 0 0 0 0 - 0 0
30 Sen Jun 21, 2010 18:30 Portugal Korea DPR Cape Town Jepang 0 0 0 0 0 - 0 0
31 Sen Jun 21, 2010 21:00 Chili Swiss Nelson Mandela Bay
32 Sel Jun 22, 2010 1:30 Spanyol Honduras Johannesburg - JEP

Group F Main Menang SERI Kalah Goal Point
33 Sel Jun 22, 2010 21:00 Mexico Uruguay Rustenburg Italia 0 0 0 0 0 - 0 0
34 Sel Jun 22, 2010 21:00 Perancis Afrika Selatan Mangaung / Bloemfontein Paraguay 0 0 0 0 0 - 0 0
35 Rab Jun 23, 2010 1:30 Nigeria Republik Korea Durban Slovakia 0 0 0 0 0 - 0 0
36 Rab Jun 23, 2010 1:30 Yunani Argentina Polokwane Selandia Baru 0 0 0 0 0 - 0 0
37 Rab Jun 23, 2010 21:00 Slovenia Inggris Nelson Mandela Bay
38 Rab Jun 23, 2010 21:00 USA Algeria Tshwane/Pretoria Group G Main Menang SERI Kalah Goal Point
39 Kam Jun 24, 2010 1:30 Ghana Jerman Johannesburg - JSC Brazil 0 0 0 0 0 - 0 0
40 Kam Jun 24, 2010 1:30 Australia Serbia Nelspruit Portugal 0 0 0 0 0 - 0 0
41 Jum Jun 25, 2010 21:00 Slovakia Italia Johannesburg - JEP Pantai Gading 0 0 0 0 0 - 0 0
42 Jum Jun 25, 2010 21:00 Paraguay Selandia Baru Polokwane Korea DPR 0 0 0 0 0 - 0 0
43 Kam Jun 24, 2010 1:30 Denmark Jepang Rustenburg
44 Kam Jun 24, 2010 1:30 Kamerun Belanda Cape Town

Group H Main Menang SERI Kalah Goal Point
45 Jum Jun 25, 2010 21:00 Portugal Brazil Durban Spanyol 0 0 0 0 0 - 0 0
46 Jum Jun 25, 2010 21:00 Korea DPR Pantai Gading Nelspruit Chili 0 0 0 0 0 - 0 0
47 Sab Jun 26, 2010 1:30 Chili Spanyol Tshwane/Pretoria Swiss 0 0 0 0 0 - 0 0
48 Sab Jun 26, 2010 1:30 Swiss Honduras Mangaung / Bloemfontein Honduras 0 0 0 0 0 - 0 0

Babak 16 Besar "2010 FIFA World Cup South Africa

Official Site:
http://www.fifa.com"

49 Sab Jun 26, 2010 21:00 1A 2B Nelson Mandela Bay
50 Ming Jun 27, 2010 1:30 1C 2D Rustenburg
51 Ming Jun 27, 2010 21:00 1D 2C Mangaung / Bloemfontein
52 Sen Jun 28, 2010 1:30 1B 2A Johannesburg
53 Sen Jun 28, 2010 21:00 1E 2F Durban
54 Sel Jun 29, 2010 1:30 1G 2H Johannesburg
55 Sel Jun 29, 2010 21:00 1F 2E Tshwane/Pretoria Archimy.com - 3D Graph Online
56 Rab Jun 30, 2010 1:30 1H 2G Cape Town
Cut MP3 Files For FREE

Perempat Final
57 Jum Jul 2, 2010 21:00 W53 W54 Nelson Mandela Bay
58 Sab Jul 3, 2010 1:30 W49 W50 Johannesburg
59 Sab Jul 3, 2010 21:00 W52 W51 Cape Town
60 Ming Jul 4, 2010 1:30 W55 W56 Johannesburg

Semi Final
61 Rab Jul 7, 2010 1:30 W58 W57 Cape Town
62 Kam Jul 8, 2010 1:30 W59 W60 Durban

Juara Tiga
63 Ming Jul 11, 2010 1:30 L61 L62 Nelson Mandela Bay

Final
64 Sen Jul 12, 2010 1:30 W61 W62 Johannesburg

Juara Dunia 2010

Jumat, 09 April 2010

proposal pengadaan seragam


PROPOSAL


I. NAMA KEGIATAN

Pembuatan seragam identitas Organisasi Pemuda-Pemudi Kutu Tegal (OPEK).

II. TEMA KEGIATAN

Seragam sebagai sarana Ukhuwah, Silaturahmi dan Identititas bagi generasi muda yang kreatif serta bertanggung jawab.

III. DASAR KEGIATAN

Memperkuat tali persaudaraan serta menjalin persatuan dan kesatuan Generasi muda Kutu Tegal .

IV. DASAR PEMIKIRAN

Generasi muda yang penuh kreatifitas dan potensi diri perlu diberikan media untuk mengaktualisasikan jati diri supaya tidak tergelincir dalam pergaulan yang serba bebas.

Dengan memberikan fasilitas seragam sebagai identitas organisasi, diharapkan generasi muda Kutu Tegal dapat lebih belajar aktif dalam berorganisasi dan melakukan kegiatan sosial yang positif serta menumbuhkan sikap percaya diri yang mantab. Selain itu lebih mengenal lingkungannya, menerapkan ilmu yang diperoleh dalam lembaga formal pada lingkungan masyarakat Kutu Tegal dan dapat menciptakan pola pikir yang kreatif dengan dihadapkan pada persoalan langsung di lingkungan. Pembuatan seragam sebagai identitas juga bertujuan untuk membentuk generasi muda bertanggung jawab atas apa yang permasalahan yang dihadapi, melatih kekompakkan dan kerjasama dengan teman serta meningkatkan kepekaan sosial antar sesama.

V. TUJUAN KEGIATAN

1. Membentuk sikap kreatif generasi muda dan rasa bertanggung jawab

2. Menumbuhkan persatuan dan kesatuan antar sesame generasi muda

3. Menumbuhkan kepkaan sosial di masyarakat

4. Menumbuhkan sikap kemandirian dan percaya diri pada genrasi muda

VI. SASARAN KEGIATAN

Seluruh Pemuda-Pemudi di wilayah Kutu Tegal

VII. WAKTU DAN PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Pencarian Dana

Tanggal : 1 Maret 2010 s/d 30 April 2010

Waktu : Menyesuaikan

Tempat : Kutu Tegal

Sasaran : Perusahaan dan orang-orang dermawan yang tidak mengikat

B. Pencarian bahan dan jahit seragam

Tanggal : 1 Mei 2010 s/d 15 Mei 2010

Waktu : Menyesuaikan

VIII. RENCANA ANGGARAN

Terlampir

IX. SUSUNAN PANITIA

Terlampir

Yogyakarta, 1 Maret 2010

Ketua Pemuda Sekretaris

Desika Buni

Mengetahui,

Ketua RT 09 Ketua RT 10

H. Tri Atmojo Saptono Atmojo

Ketua RW 25

Drs. Muryanto

RENCANA ANGGARAN

Pemasukan

Kas Organisasi Rp. 500.000,00

Pengeluaran

Bahan baju: 50 anak x @ Rp. 50.000,00 Rp. 2.500.000,00

Ongkos Jahit : 50 anak x @ Rp. 30.000,00 Rp. 1.500.000,00

Transportasi Rp. 200.000,00

Kesekretariatan Rp. 100.000,00

Lain-lain Rp. 200.000,00

Jumlah Rp. 5.000.000,00

Susunan Panitia

Pelindung : 1. Ketua RW 25

2. Ketua RT 09

3. Ketua RT 10

Penasehat : 1. Mujiyanto

2. Mujiyono

3. Nugroho

Ketua : Desika

Wakil : Badar

Sekretaris : 1. Buni

2. Tatak

Bendahara : 1. Rio Yoga

2. Rusdaryono

Humas : 1. Dwi Winarno

2. Zaenal