Garuda di dadaku

Jumat, 17 Desember 2010

Acara Spektakuler di Akhir Tahun by OPEK



Opek kututegal akan menggelar event tutup tahun 2010 dengan acara kreatifitas. Adapun acara pergantian tahun tersebut adalah bentuk apresiasi pemuda dalam rangka mengaktualkan berbagai informasi dengan cara yang positif. Acara tanggal 31 Desember 2010 tersebut akan dimulai kira-kira pukul 21.00 WIB malam.
Saksikanlah penampilan vedeo klip:
1. Ebiet _suyanto,
2. Kang_mus akan mendendangkan kesedihan hatinya karena "separuh jiwanya telah pergi"
3. Yon_aishiteru
4. The Mission Impossible
5. Dokumentasi acara pemuda
7. The Jadoel Kutu Tegal
8. Badar & Agung akan menggelandang
9. Kejar Setoran The Movie
dan lain-lain
maka jangan sampai ketinggalan, saksikan dan jadilah saksi atas pergantian tahun 2010 ke 2011 dengan di akhiri pesta kembang api


Video Mission Impossible

Kamis, 16 Desember 2010

Timnas Indonesia kamu pasti menang



Timnas Indonesia Rabu (15/12) pagi menggelar latihan untuk terakhir kalinya menjelang laga semifinal pertama melawan Filipina, Kamis (16/12) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Pada fase latihan terakhir Firman Utina dkk ini, pelatih kepala Alfred Riedl memberikan kesempatan kepada juru foto media cetak dan kamerawan televisi untuk mengambil gambar pada 15 menit pertama. Setelah itu, mereka diminta meninggalkan lapangan.

Seusai latihan, Alfred Riedl baru berkenan memberikan keterangan kepada wartawan. Dia kembali menegaskan bahwa pada dasarnya dia tetap akan menurunkan pemain yang berada dalam kondiri terbaiknya pada semifinal besok, tak terkecuali team starter pada dua partai pertama babak penyisihan grup, saat melindas Malaysia 5-1 dan menggunduli Laos 6-0. Dia tak banyak memberikan komentar saat ditanya tentang strategi Filipina yang akan "mengunci" beberapa pemain kuncinya, termasuk Christian "El Loco" Gonzalez.

Pada sesi latihan terakhir menjelang laga semifinal ini, Alfred Riedl memberikan beberapa variasi permainan. Di awal latihan, para pemain melakukan pemanasan di trek selama sekitar sepuluh menit, baru kemudian memasuki lapangan. Hanya satu gawang yang bisa dipakai pada latihan timnas ini, yang berada di sisi utara. Gawang yang berada di selatan belum bisa dipakai karena bagian depannya tengah dipasangi rumputan baru, yang masih basah. Tambahan rumputan baru di muka gawang selatan ini akan dipadatkan lebih dulu agar bisa dipakai saat timnas Filipina menjajal lapangan SUGBK Rabu sore.

Jumat, 05 November 2010

Opek Peduli Merapi


sehubungan dengan adanya bencana alam meletusnya gunung merapi, kami opek mengambil langkah inisiatif untuk penggalangan dana dan akan kami salurkan kepada korban merapi, adapun barang yang bisa disalurkan:
1. uang
2. selimut
3. pakaian bekas
4. perlengkap sehari-hari (khususnya yang wanita)
5. makanan tahan lama
6. dll
adapun kegiatan tersebut akan kami mulai besok sabtu tanggal 6 November 2010, kegiatan ini terkoordinir dan langsung di bawah komando ketua pemuda.
mohon kepada warga kutu tegal dan sekitarnya untuk bisa menginfokan kepada yang lain. semoga kegiatan ini mendapatkan ridho dan menjadikan amal jariyah bagi kita, amin

info:
1. Desika 0856435599133
2. Firman 087839768150

Merapi Meletus

Letusan dahsyat Gunung Merapi yang terjadi dini hari tadi merupakan rentetan sejak Rabu 3 November lalu. Hingga kini letusan masih terus berlangsung dan hembusan awan panas masih terjadi."Awan panas meluncur secara bebas di aliran sungai," kata Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, R Sukhyar di Yogyakarta, Jumat 5 November 2010. Jauhnya cakupan dan luncuran awan panas wedhus gembel hingga ke sekitar kilometer 16 sampai 18 atau daerah Kecamatan Cangkringan, salah satunya disebabkan karena aliran sungai.
Hampir semua korban tewas merupakan warga Argomulyo, Kecamatan Cangkringan. Wilayah ini termasuk dalam aliran Kali Gendol. Jalur utama sungai yang berhulu dari Gunung Merapi.
"Karena sungai sudah dalam kondisi penuh material panas yang dimuntahkan oleh gunung merapu, sehingga luncuran awan panas semakin jauh," kata Sukhyar. Itulah yang menjadi dugaan hingga awan panas dini hari tadi menewaskan 64 orang warga Argomulyo.Peristiwa tewasnya warga Argomulyo terjadi beberapa saat setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) memperluas radius bahaya Merapi. Yang tadinya di posisi 15 kilometer menjadi 20 kilometer.Sukhyar juga menyatakan data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB semua pos pengamatan melaporkan suara gemuruh dapat terdengar dari jarak 30 kilometer dari puncak."Hujan abu pada radius 30 kilometer dan hujan pasir di radius 15 kilometer," kata dia. Laporan lain menyebut, gempa tremor dan guguran lava masih terjadi secara berentetan. Awan panas juga terus dikeluarkan.


Kamis, 23 September 2010

HIKMAH 1 SYAWAL

Hal positif memasuki 1 Syawwal kalender Hijriyah dalam suasana khas Indonesia, adalah orang merasa perlu syawalan. Mereka berjibaku menjabat akrab tangan kerabatnya, saling mengucap maaf dari lubuk hati terdalam. Menjalin kembali tali silaturahim usai puasa Ramadhan. Tradisi menyatunya kembali kerabat asal kandungan serahim yang tercerai oleh kesibukan dan waktu kerja,

Yang nampak adalah kumpul-kumpul rekan sejawat atas tradisi dan nilai masyarakat, mengkordinasikan kerenggangan fisik seperti peningkatan komunikasi dan sarana jalan raya. Syawalan juga merajut rahim pemikiran, melebur urusan dunia dengan menoleh ke asal penciptaan hingga berharap menjadi suci di hari-hari yang fitri.

DAFTAR PEMBERI TAKJILAN
MUSHOLA DARUNNAJAH
RAMADHAN 1431 H/2010 H

NO HARI/TANGGAL NAMA
1 Rabu, 11 Agustus 2010 Ibu Haryanti Amanah
2 Kamis, 12 Agustus 2010 Ibu Hj. Yani Agus Darto
3 Jumat, 13 Agustus 2010 Ibu Adi Sumitro
4 Sabtu, 14 Agustus 2010 Ibu Warti Jono + Ibu Waryadi
5 Ahad, 15 Agustus 2010 Ibu Slamet Wijaya
6 Senin, 16 Agustus 2010 Ibu Kasih Ngadiman
7 Selasa, 17 Agustus 2010 Ibu Hj. Muji Harto
8 Rabu, 18 Agustus 2010 Ibu Wahono
9 Kamis, 19 Agustus 2010 Ibu Yuni Hardi
10 Jumat, 20 Agustus 2010 Ibu Ngatiyah
11 Sabtu, 21 Agustus 2010 Ibu Yani Haryanto
12 Ahad, 22 Agustus 2010 Ibu Sutri Sumanto
13 Senin, 23 Agustus 2010 Ibu War Nobon
14 Selasa, 24 Agustus 2010 Ibu Hj. Yani Agus Darto
15 Rabu, 25 Agustus 2010 Ibu Hj. Iswandi
16 Kamis, 26 Agustus 2010 Ibu Wardi + Ibu Sito
17 Jumat, 27 Agustus 2010 Ibu Ahmad Kardi + Ibu Bayu + Ibu Tetra
18 Sabtu, 28 Agustus 2010 Ibu Guanti + Ibu Muryanto + Ibu Sri Rahayu
19 Ahad, 29 Agustus 2010 Ibu Ponijan
20 Senin, 30 Agustus 2010 Ibu Hj. Sunjoto Gutomo
21 Selasa, 31 Agustus 2010 Ibu Saptono
22 Rabu, 1 September 2010 Ibu Shima Ade
23 Kamis, 2 September 2010 Ibu Ina Suryanto
24 Jumat, 3 September 2010 Ibu Supri Agus Suyanto
25 Sabtu, 4 September 2010 Ibu Wasiah
26 Ahad, 5 September 2010 Ibu Martini
27 Senin, 6 September 2010 Ibu Hj. Muji Hartono
28 Selasa, 7 September 2010 Ibu. Hj. Haryanti Amanah
29 Rabu, 8 September 2010 Ibu Hj. Anjar Sutiyono
30 Kamis, 9 September 2010 Ibu Hj. Sudi Harjono

Jumlah : 30 buah
Diantar sore jam 17.00

Mengetahui,
Ketua PHBI


H. Tri Atmojo






DAFTAR PEMBERI TAKJILAN
MUSHOLA AN-NADWAH
RAMADHAN 1431 H/2010 H

NO HARI/TANGGAL NAMA
1 Rabu, 11 Agustus 2010 Ibu Gono + Ibu Parmi
2 Kamis, 12 Agustus 2010 Ibu. Sarjono +Ibu. Anto + Ibu. Parni Idham
3 Jumat, 13 Agustus 2010 Ibu Yoko + Ibu Hekso
4 Sabtu, 14 Agustus 2010 Ibu. Diaz + Ibu. Intan
5 Ahad, 15 Agustus 2010 Ibu Hj. Ratiyo + Ibu Yati
6 Senin, 16 Agustus 2010 Ibu Hj. Ahmad Kardi + Ibu Byu + Ibu Tetra
7 Selasa, 17 Agustus 2010 Ibu Somodiharjo + Ibu Tarmanto
8 Rabu, 18 Agustus 2010 Ibu Juwarman + Ibu Min + Ibu Amir
9 Kamis, 19 Agustus 2010 Ibu Karni ( Heni) + Ibu Kamto
10 Jumat, 20 Agustus 2010 Ibu Trini + Ibu. Banon Anjar + Ibu Agip
11 Sabtu, 21 Agustus 2010 Ibu. Wiwin + Ibu Suti + Ibu Wisnu
12 Ahad, 22 Agustus 2010 Ibu. Guanti + Ibu. Muryanto + Ibu. Sri Rahayu
13 Senin, 23 Agustus 2010 Ibu Amiji + Ibu Dini + Ibu Yatno
14 Selasa, 24 Agustus 2010 Ibu Hadi Suryo + Ibu. Semi
15 Rabu, 25 Agustus 2010 Ibu Purwohadi Sutrisno + Ibu Seno
16 Kamis, 26 Agustus 2010 Ibu Panto + Ibu Pon
17 Jumat, 27 Agustus 2010 Ibu Suhadi + Ibu Sukarman + Ibu Suwaji
18 Sabtu, 28 Agustus 2010 Ibu Bagiyo + Ibu Noto + Ibu Sugiman
19 Ahad, 29 Agustus 2010 Ibu Hj. Muryani + Ibu Irma
20 Senin, 30 Agustus 2010 Ibu Pawiro Sumarto + Ibu Supiyanti
21 Selasa, 31 Agustus 2010 Ibu. Dewi + Ibu Soni + Ibu. Ahmad Fatoni
22 Rabu, 1 September 2010 Ibu Wiji Raharjo + Ibu Nawan
23 Kamis, 2 September 2010 Ibu Waluyo + Ibu Baroto + Ibu Winto
24 Jumat, 3 September 2010 Ibu Tari + Ibu Yati Hermawan
25 Sabtu, 4 September 2010 Ibu Hj. Wagito
26 Ahad, 5 September 2010 Ibu Hj. Sugeng + Ibu Maryati + Ibu Fitri
27 Senin, 6 September 2010 Ibu Wiji Wibowo + Ibu Basuki
28 Selasa, 7 September 2010 Ibu Dirjo Utomo + Ibu Pur + Ibu Joko
29 Rabu, 8 September 2010 Ibu Tri Untuang
30 Kamis, 9 September 2010 Ibu Murjiyo + Ibu Holan

Jumlah : 80 buah ( Diusahakan satu macam)
Jumbo dapat diambil di Mushola An-Nadwah
Diantar sore jam 17.00

Mengetahui,
Ketua PHBI


H. Tri Atmojo








DAFTAR PEMBERI TAKJILAN
MASJID BAITUL MUHTADIEN
RAMADHAN 1431 H/2010 H

NO HARI/TANGGAL NAMA
1 Rabu, 11 Agustus 2010 Ibu Hj. Anjar Sutiyono
2 Kamis, 12 Agustus 2010 Ibu Hj. Muridi Atmojo
3 Jumat, 13 Agustus 2010 Ibu Yudho Prahoro
4 Sabtu, 14 Agustus 2010 Ibu Hj. Muryani
5 Ahad, 15 Agustus 2010 Ibu Pramudyo
6 Senin, 16 Agustus 2010 Ibu Taufik
7 Selasa, 17 Agustus 2010 Ibu Hj. Muji Hartono
8 Rabu, 18 Agustus 2010 Ibu Ambari
9 Kamis, 19 Agustus 2010 Ibu Fairuz Ahamad
10 Jumat, 20 Agustus 2010 Ibu Irianto
11 Sabtu, 21 Agustus 2010 Ibu Hj. Ina Suryanto
12 Ahad, 22 Agustus 2010 Ibu Guwanti + Ibu Muryanto
13 Senin, 23 Agustus 2010 Ibu Supri Agus Suyanto
14 Selasa, 24 Agustus 2010 Ibu Hj. Yani Agus Darto
15 Rabu, 25 Agustus 2010 Ibu Hj. Iswandi
16 Kamis, 26 Agustus 2010 Ibu Hj. Suyatmi
17 Jumat, 27 Agustus 2010 Ibu Slamet Purwanto
18 Sabtu, 28 Agustus 2010 Ibu Sutri Manto
19 Ahad, 29 Agustus 2010 Ibu Pramudyo
20 Senin, 30 Agustus 2010 Ibu Hj. Muji Harto
21 Selasa, 31 Agustus 2010 Ibu Yudho Prahoro
22 Rabu, 1 September 2010 Ibu Shima Ade
23 Kamis, 2 September 2010 Ibu Ina Suryanto
24 Jumat, 3 September 2010 Ibu Supri Agus Suyanto
25 Sabtu, 4 September 2010 Ibu Hj. Sunjoto Gutomo
26 Ahad, 5 September 2010 Ibu Erna Maududi
27 Senin, 6 September 2010 Ibu Wahono
28 Selasa, 7 September 2010 Ibu. Hj. Ratmi (Hj. Noto)
29 Rabu, 8 September 2010 Ibu Hj. Irianto
30 Kamis, 9 September 2010 Ibu Erna Maududi

Jumlah : 30 buah
Diantar sore jam 17.00

Mengetahui,
Ketua PHBI


H. Tri Atmojo

Sabtu, 17 Juli 2010

Menyambut Ramadhan



1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).

Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.

4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
· membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.